Memahami Burung Beo Yang Sakit Demam

Memahami Burung Beo Yang Sakit Demam

Banyak penyakit di burung beo yang disebabkan oleh nutrisi yang buruk atau stres. Cara mendeteksi penyakit ini adalah dengan mengetahui gejala beo yakni:

senapananginpedia.com

Perilaku Burung Beo

Perhatikan perilaku burung beo, lakukan pancing sedikit suara atau amati berhenti melompat kemudian tampak bertengger hanya diam.

Bahkan menjadi tiba-tiba kurang aktif dapat menandakan ada sesuatu yang salah. Perilaku Abnormal seperti burung beo menggigil sementara cuaca tidak dingin, berhenti makan dan minum.

Bisa juga tiba-tiba mulai menjadi agresif atau rewel. Kepala burung beo yang jatuh drooping juga merupakan tanda-tanda penyakit. Kemudian meningkatkan gerakan ekornya kadang-kadang menandakan nafas burung beo sulit.

Perhatikan Kotoran Burung Beo

Burung beo normal akan melepaskan kotoran cukup banyak. Meskipun dianggap abhorrent, cobalah untuk memperhatikan bagaimana cara kotor untuk menemukan warna dan konsistensi. Pada saat kotoran burung beo tidak suka biasanya, mungkin burung beo tidak masalah.

Perhatikan Tanda-Tanda Fisik Lainnya

Hidung atau mata yang berair, bulu yang kusut, pembengkakan kaki atau pincang juga termasuk tanda-tanda penyakit di burung beo. Jika burung beo sakit, untuk beberapa kasus Anda mungkin dapat untuk mengurusnya sendiri.

Namun, Menurut senapananginpedia.com untuk kasus yang lebih parah, Anda dapat membawanya ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Salah satu penyakit yang ada di burung beo yang punya penyakit Pitakosis atau burung beo demam.

Psitakosis Atau Demam Pada Burung Beo

Penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri klamidia psittaci, yang ditransmisikan ke manusia oleh burung dan mengakibatkan gejala sistemik pada seluruh tubuh serta pneumonia.

Bakteri klamidia psittaci, yang sering ditemukan di parkit dan merpati. Organisme ini juga dapat ditularkan melalui gigitan burung yang terinfeksi atau melalui air liur pasien yang terciprat.

Gejala Penyakit Psittakosis (Burung Beo Demam.)

Pasien dengan penyakit ini akan mengalami gejala seperti demam dan menggigil, sakit otot, sakit kepala, kelelahan, batuk kering, sesak napas dan juga batuk dengan dahak atau berdarah.

Diagnosis Psittakosis Atau Burung Beo Demam

Kasus yang sama dengan penyakit lain, Diagnosa dibuat pada penyakit ini juga bertujuan untuk mengetahui gejala yang dialami adalah menyesuaikan diri dengan karakteristik dari penyakit ini.

Tidak hanya itu, diagnosis juga dapat dilakukan untuk menemukan penyebab serta tingkat penyakit yang pada saat itu akan memilih metode pengobatan di masa depan.

Dan untuk mendapatkan ini perlu melakukan pemeriksaan terhadap tubuh pasien terinfeksi. Dan khusus untuk penyakit ini, metode diagnosis yang dapat dilakukan adalah X-ray dada, CT Scan dada atau membumbui sputum.

Bagaimana Memperlakukan Yang Terjangkit Psittakosis (Burung Beo Demam))

Secara umum, pengobatan yang diberikan kepada pasien dengan memberikan antibiotik pada burung beo

Leave a Reply