Mau traveling ke jogja?, jangan lupa kunjungi tebing breksi

Tebing Breksi merupakan salah satu opsi menarik untuk menikmati liburan dengan suasana berbeda. Tebing dengan aneka ukiran unik ini berasal dari sejarah yang begitu panjang.

Dulunya Tebing Breksi bukanlah tempat wisata seperti kawasan lain pada umumnya. Namun merupakan bekas penambangan yang kemudian dikelola khusus sehingga menghadirkan tempat wisata yang begitu menarik. destinasi wisata ini cocok disambangi untuk anda yang senang berlibur dengan suasana yang berbeda.

Kawasan breksi yang memiliki aneka ukiran dan menjulang gagah akan menghadirkan background menarik untuk foto. Selain itu menikmati pemandangan Jogja dari tempat berbeda juga bisa kita rasakan melalui kawasan wisata ini.

Jadi tidak perlu bingung lagi memilih tempat wisata yang menakjubkan, anda bisa menyambangi kawasan breksi ini sebagai opsi untuk liburan kali ini. Nah, bagi yang penasaran apa saja yang menarik di Tebing Breksi, di bawah ini akan diulas lebih lanjut untuk anda.

Sejarah dibangunnya Tebing Breksi
Dilansir situs duniatraveling.co.id Tebing breksi Sebelum diresmikan sebagai tempat wisata, dulunya kawasan ini adalah area penambangan batuan breksi. Sejak 2014, penambangan dihentikan dan terciptalah lahan bekas penambangan yang terbengkalai.

Dari keadaan tersebut maka area bekas penambangan dipoles sedemikian rupa sehingga pada Mei 2015 kawasan yang tadinya terbengkalai diresmikan menjadi tempat wisata oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dari bekas penambangan ini kita bisa melihat aneka ukiran dinding dari batuan breksi yang menghadirkan pemandangan memukau.

Pemandangan memukau
Ketika menjejakan kaki di kawasan wisata ini, pengunjung akan dibuat takjub dengan gagahnya tebing kapur yang menjulang. Tebing dengan ukiran-ukiran unik ini tergolong fotogenic sehingga banyak wisatawan yang memanfaatkannya sebagai lokasi foto.

Dari kejauhan pemandangan pegunungan Merapi dan Kota Jogja juga bisa kita lihat. Jika anda datang pada awal pagi, maka indahnya matahari terbit menjadi momen menarik untuk dinikmati. Atau pemandangan matahari terbenamnya juga tak kalah memukau ketika anda berkunjung pada sore hari.

Tiket masuk dan jam buka
Tiket masuk ke Tebing Breksi sebenarnya tidak ada. Anda hanya dikenakan tarif parkir saja. Untuk roda dua sebesar 2 ribu rupiah. Sedangkan untuk kendaraan roda 4, anda hanya perlu membayar sejumlah 5 ribu rupiah.

Bagi yang ingin menikmati indahnya pemandangan tebing satu ini, anda bisa datang mulai pukul 05.00 sampai 18.00. Kawasan wisata ini buka pada awal pagi hingga petang agar para pengunjung lebih leluasa menikmati indahnya sunrise dan sunset yang sangat memukau.

Lokasi dan rute
Tebing Breksi berada di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan-Sleman. Untuk rutenya sendiri anda bisa menempuh jalur utama Prambanan sekitar 1 km sebelum mengarah ke Candi Ijo.

Jika perjalanan dari pusat kota maka arahkan ke Candi Prambanan kemudian sampai di pertigaan pasar Prambanan arahkan ke Piyungan. Sekitar 3 km dari Piyungan anda akan sampai di kawasan Tebing Breksi. Jalannya memang tidak begitu mulus namun tetap nyaman untuk diakses dengan berbagai tipe kendaraan.

Leave a Reply