Cara Budidaya Ikan Balon agar Cepat Besar dan Sehat

Cara budidaya ikan balon mungkin bisa menjadi salah satu langkah alternatif untuk mengisi waktu luang Anda dalam memenuhi hobi sekaligus menambah penghasil. Pasalnya, jenis ikan hias ini memiliki keunikan tersendiri yang mampu memikat hati para pecintanya serta harga jualnya tinggi.

Cara Budidaya Ikan Balon Mudah dan Menguntungkan

Ciri khas dari ikan ini ada pada bagian perutnya yang berukuran besar dan hal tersebut juga lah yang membuatnya dijuluki sebagai ikan balon. Keunikan tersebut didukung dengan corak serta warna warni tubuhnya sehingga membuat daya tarik tersendiri. Berikut cara budidaya ikan balon.


1.  Menyiapkan Akuarium

Menyiapkan sebuah media untuk pemeliharaan adalah langkah utama yang harus dilakukan guna memulai pembudidayaan. Budidaya ikan balon umumnya menggunakan akuarium kaca berbentuk persegi panjang. Ukurannya cukup disesuaikan dengan jumlah dan skala pembudidayaannya.

Pemilihan akuarium sebagai metode pemeliharaan dikarenakan ikan balon suka tempat yang terbuka dan memiliki cahaya yang terang. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan kolam dengan desain disesuaikan menyerupai habitat aslinya, namun tahapannya sedikit lebih rumit dan biayanya mahal.

2.  Mengelola Suhu Kolam

Langkah krusial berikutnya yang tak boleh Anda abaikan adalah mengatur suhu air pada akuarium yaitu berkisar 24 – 30 derajat celcius. Hal tersebut disebabkan, akan berpengaruh pada tumbuh kembangnya ikan balon bahkan bisa berisiko kematian jika tidak sesuai seperti ketentuannya.

Oleh karena itu, jika Anda punya modal lebih maka sebaiknya untuk memakai alat tambahan yaitu tabung oksigen. Dengan begitu, pasokan oksigen ke akuarium dapat terpenuhi sehingga pertumbuhan ikan balon lebih cepat dan optimal serta kondisinya terus dalam keadaan sehat.

3.  Membedakan Jenis Kelaminnya

Cara budidaya ikan balon berikutnya ialah membedakan antara jantan dan betina. Pada umumnya ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar bisa mengetahui berdasarkan kelaminnya. Mulai dari, bentuk kepala, ukuran tubuhnya, sirip hingga corak warnanya.

Biasanya, ikan balon jantan berukuran lebih kecil apabila dibandingkan dengan betina, selain itu, perhatikan pada bagian corak serta kepalanya. Jika jarak antara mata dan mulut dekat maka jenis jantan serta corak agak gelap. Sedangkan betina jaraknya ukurannya lebih besar dan warnanya terang.

4.  Mengelola Pakan Bergizi

Tahap budidaya selanjutnya adalah memberikan pakan dengan gizi cukup. Untuk ikan balon dewasa, Anda dapat memakai cacing pipih sebagai menu utamanya karena memiliki kandungan nutrisi sehingga membantu dalam pertumbuhan ikan dengan cepat dan tetap di kondisi sehat.

Selain itu, Anda dapat mencarinya dengan mudah dan bisa membeli cacing pipih di pasar atau kolam ikan. Pakan alternatif berikutnya yaitu pur berukuran sedang agar mudah ketika dicerna ikan balon. Sedangkan makanan bibitnya, pakailah kutu air sebanyak 2 kali sehari.

5.  Pemeliharaan

Tips berikutnya agar pembudidayaan ikan balon dapat berjalan dengan lancar ialah menjaga kondisi akuarium. Pastikan selalu dibersihkan secara rutin karena hal itu dapat mengganggu pertumbuhan ikan serta menimbulkan bakteri hingga berbagai macam penyakit.

Dengan begitu, kondisi ikan balon akan terus terjaga serta terhindar dari berbagai macam jenis penyakit akibat dari bersarangnya parasit dan bakteri. Rajin-rajinlah untuk membersihkan akuarium terutama bekas sisa dari pakan ikan yang sudah membusuk.

Itulah tadi pembahasan ikanesia mengenai beberapa cara budidaya ikan balon. Pembudidayaan ini bisa dikatakan cukup mudah dalam menerapkannya sehingga bisa dilakukan oleh siapapun termasuk para pemula di bidang ternak ikan.

Leave a Reply